Nah ini foto aku sama temen smp aku pas lagi makan di Texas.
Yang paling depan, sambil megang piring itu best friend aku pas smp, namanya Chilvy Aulia Armita, ya.. aku sih sering manggilnya ipi. Aku berteman sama dia dari kelas 2 sd ampe sekarang. Dia itu baik banget, apalagi maminya itu baik banget dan uda aku anggap org tua sendiri.
Nah kalo yang disamping aku, itu namanya Yuliana Wulandari. Anaknya si agak tomboi, suka usil, dan egp bgt. Tapi entah mengapa sekarang dia uda berubah jadi sedikit feminim, entahlah apa karna dia uda pacaran jadi dia berubah : )
Ya,,, I think that's all of my story about my best friends ; )
Jumat, 03 Desember 2010
Diposting oleh suci Larasati di 06.20 0 komentar
Di atas adalah foto aku bersama saudara angkatku. Yang paling ujung itu kakak angkatku"kak adies" tapi sekarang dia uda ada di STAND, jadi uda lama aku ga ketemu sm ka2kku. Kak Adies itu orangnya sangat humoris, dan baik, ya begitulah : )
Nah kalo yang di tengah itu adik angkatku namanya Mekadila Kirana. Adik yang baik, lucu dan cantik.
Mereka berdua orang yang aku sayangi di sekolah. Foto ini diambil pas BUBAR puasa kemarin. Berhubung kak Adies datang, ya kami foto bertiga deh. Sebenernya aku punya ka2k angkat satu lagi, tapi pas bubar dia ga dtg jadi kami cuma foto bertiga.
Diposting oleh suci Larasati di 06.06 0 komentar
Kalo ngeliat foto di atas rasanya buat aku sadar bahwa usaha yang sungguh2 akn berhasil.
MADING yg sederhana ini bisa menyelamatkan kemajuan ROHIS ke depan. Dan berkat segala tangis, usaha, dan cobaan (hp frisha hilang) tapi kami bisa membuktikan bahwa ROHIS layak untuk tetap berkarya : )
Alhamdulillah.
Diposting oleh suci Larasati di 05.57 0 komentar
Sabtu, 20 November 2010
Sahabat sejati
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya..
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda ???
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda
saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita **
Diposting oleh suci Larasati di 20.57 0 komentar
Cukup
Harapanku akan dirimu,
seperti telah menemui titik penghabisan
Apa gerangan terjadi
Aku pun tak mengerti
Tiba-tiba aku enggan megumbar rasa kagumku
Tiba-tiba aku ingin berhenti mencintaimu
Auramu yang semakin pudar oleh sikap yang tak pasti
Angkuhmu melemahkanku
Bisumu menghentikan langkahku
Tak dapat lagi kuraba
Semuanya seperti kosong
Diposting oleh suci Larasati di 19.23 0 komentar
kerusakan yang ada di hari Valentine.
- Merayakan Valentine Berarti Meniru-niru Orang Kafir
- Menghadiri Perayaan Orang Kafir Bukan Ciri Orang Beriman
Allah Ta'ala sendiri telah mencirikan sifat orang-orang beriman. Mereka adalah orang-orang yang tidak menghadiri ritual atau perayaan orang-orang musyrik dan ini berarti tidak boleh umat Islam merayakan perayaan agama lain semacam valentine. - Hari Kasih Sayang Menjadi Hari Semangat Berzina
Perayaan Valentine's Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.
Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang. Na'udzu billah min dzalik. - Meniru Perbuatan Setan
Menjelang hari Valentine-lah berbagai ragam coklat, bunga, hadiah, kado dan souvenir laku keras. Berapa banyak duit yang dihambur-hamburkan ketika itu. Padahal sebenarnya harta tersebut masih bisa dibelanjakan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat atau malah bisa disedekahkan pada orang yang membutuhkan agar berbuah pahala. Namun, hawa nafsu berkehendak lain. Perbuatan setan lebih senang untuk diikuti daripada hal lainnya. Itulah pemborosan yang dilakukan ketika itu mungkin bisa bermilyar-milyar rupiah dihabiskan ketika itu oleh seluruh penduduk Indonesia, hanya demi merayakan hari Valentine.
Diposting oleh suci Larasati di 19.09 0 komentar
Puisi untuk ayah dan ibu
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka.......
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan kerana aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka kerana perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya
dosa-dosa mereka dan bertambahnya pahala
kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas
kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika sebaliknya, maka izinkanlah aku
memberi syafa'at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.
Amin Ya Rabbul Alamin..
Diposting oleh suci Larasati di 19.00 0 komentar
